Screenshot_1182

Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Ibunda Shoimah Kastolani: “Urgensi Kebangkitan Pandu Putri Hizbul Wathan”

  Sejak awal Kyai Dahlan menyadari pentingnya perempuan ikut  berkontribusi memajukan bangsa, untuk memajukan bangsa perempuan harus cerdas, sehingga direkutlah remaja putri yang disekolahkan sebagai kader pemula. Perkoempulan perempoean yang didirikan KHA Dahlan ini mendasari gerakannya dengan motivasi surat Annahl : 97 مَنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا مِّن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤۡمِنٞ فَلَنُحۡيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةٗ طَيِّبَةٗۖ وَلَنَجۡزِيَنَّهُمۡ… Continue reading

Menyongsong 1 Abad HW 2018, Ramanda Uun: “Sikap Pandu terhadap Keajaiban Unta”

Unta (Camel) adalah binatang berkuku belah, berleher panjang, dan punggungnya berbonggol (punuk, kelasa). Unta berfungsi sebagai alat transfortasi dan pengangkut. Hidup di tanah gersang seperti  Tanah Arab dan Afrika Utara. (KBBI) Tuntunan Allah Manusia (terutama yang beriman kepada Allah dan Al-Quran), dituntun supaya memperhatikan unta, sebagai salah satu binatang yang diciptakan Allah untuk kepentingan manusia,… Continue reading

1 Abad HW 2018, Ramanda Harun : “Scout Education – Pendidikan dalam Kepanduan Hizbul Wathan Penguat Karakter dan Kecerdasan Generasi Emas”

Tulisan ini disajikan : Jelang Milad 1 Abad Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan dan Sarasehan Kepanduan “Scout Education”, Athfal Competition Indonesia Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan SD/MI ‘Aisyiyah Se-Indonesia Tahun 2017 di Universitas Muhammadiyah Malang. Muqodimah Mengawali muqodimah ini, mengingatkan bersama-sama sebagai warga Persyarikatan Muhammadiyah untuk tetap selalu istiqomah bekerja dan memperjuangan cita-cita Muhammadiyah yaitu Menegakkan dan… Continue reading

1 Abad HW tahun 2018, Ramanda Uun: “Kehidupan Semut yang Unik”

Firman Allah dalam Al-Quran Surat An-Naml (27): 17-18, yang artinya sebagai berikut:  “ Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia, dan burung, lalu mereka diatur dengan tertib (dalam barisan). Hingga apabila mereka sampai di lembah semut lalu berkata raja semut,” Hai sekalian semut, masuklah kamu ke dalam rumahmu (sarangmu), supaya kamu tidak dihancurkan oleh… Continue reading

1 Abad HW 2018, Ramanda Uun: “Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Merupakan Wahana Strategis Pembibitan Kader Ideologis Praktis untuk Melanjutkan Perjuangan Muhammadiyah”

Allah menciptakan manusia tidak main-main (Q.S. 23:115), tetapi dengan perencanaan dan program yang sangat teliti dan cermat. Manusia diberi kedudukan tinggi yakni sebagai khalifah di muka bumi (Q.S.2: 30) dan diberi tugas untuk memakmurkan bumi (Q.S.11:61). Supaya hidup bermakna maka kita harus menyiapkan diri sebagai kader khalifah di muka bumi ini, yakni sebagai hamba Allah… Continue reading

1 Abad HW 2018, Ramanda Uun: “Bercermin kepada Pisang dalam Pembentukan Kepribadian Manusia”

Alam semesta diciptakan oleh Allah mengandung berbagai manfaat untuk kehidupan manusia. Ada yang dapat dijadikan makanan, obat-obatan, pakaian, bahan bangunan, dan dijadikan cermin atau guru untuk pembentukan kepribadian, serta dijadikan sarana untuk mendekatkan diri kepada Maha Pencipta. Di antara sekian banyak tumbuh-tumbuhan yang sering kita dapati adalah “pisang” . Pisang tumbuh di mana-mana, berbuah setiap… Continue reading

IMG_1147

Tesis Ramanda Muhammad Harun – Ketua Kwarwil HW Jawa Timur: “Implementasi Kebijakan Kebangkitan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di Kabupaten Gresik”

Harun, Muhammad. 2010. Implementasi Kebijakan Kebangkitan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Di Kabupaten Gresik. Pembimbing (I)  :  Dr. Yus Mochammad Cholily, M.Si. Pembimbing (II) : Drs. Irwani Zawawi, M.Si. Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan, Hizbul Wathan. Kepentingan Muhammadiyah dalam menyiapkan kadernya harus mendapat dukungan semua pihak termasuk dengan dibangkitkannya Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan. Kepanduan Hizbul Wathan adalah… Continue reading

Screenshot_1176

R. Darmanto Djojodibroto : “Kepanduan yang Terstigmatisasi”

Emban cinde emban siladan Emban cinde emban siladan adalah peribahasa Jawa yang menggambarkan orangtua yang membedakan kasihnya kepada anak-anaknya atau pilih kasih. Anak yang disayang digendong dengan kain gendongan yang halus atau cinde sedangkan anak yang lain digendong menggunakan anyaman kulit bambu atau siladan. Pengutipan peribahasa ini didasari kenyataan pada saat ini ada kelompok masyarakat… Continue reading

IMG-20171030-WA0009

Ramanda Adji Subur: Pondok Hizbul Wathan sebagai Sumber Informasi Pendidikan dan Pelatihan

Perkembangan jumlah anggota Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan sejak di bangkitkan hingga saat ini berjalan dengan pesat, namun demikian sayang sekali tidak diimbangi dengan mutunya. Hal ini bisa dimaklumi, mengingat pesatnya jumlah anggota peserta didik tidak berimbang dengan pertambahan jumlah orang dewasa yang menjadi Pemimpin Pandu Hizbul Wathan yang berkwalitas tinggi, yang mampu menumbuhkan anggota Gerakan… Continue reading

IMG_2063

Menyongsong 1 Abad HW 2018, Ramanda Adji Subur: “Apa yang Bisa Kita Perbuat untuk HW?”

APA YANG BISA KITA PERBUAT? Nasib lembaga pendidikan tercoreng oleh kenyataan hidup yang semakin pongah di negeri ini. Di mana-mana terjadi kesemrawutan sosial yang tak karu-karuan. Walau diakui bahwa kesalahan tidak hanya pada dimensi pendidikan, hal itu acapkali ditudingkan kepada lembaga-lembaga pendidikan yang (mestinya menurut mereka) bertanggung jawab pada pembentukan watak / tabiat / moral… Continue reading