“Spirit Songsong 1 Abad HW 2018: Sarasehan Kebangsaan di Tanwir HW”

0
7

Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) adalah salah satu organisasi otonom (ortom) di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah. Gagasan pembentukan Kepanduan Hizbul Wathan dalam Muhammadiyah muncul dari KH. Ahmad Dahlan sekitar tahun 1916 ketika beliau kembali dari perjalanan tabligh di Surakarta pada pengajian SAFT (Sidiq, Amanah, Fathonah, Tabligh) yang secara rutin diadakan di rumah KH. Imam Mukhtar Bukhari. Di kota tersebut beliau melihat anak-anak JPO (Javansche Padvinders Organisatie) dengan pakaian seragam sedang latihan berbaris di halaman pura Mangkunegaran.

Sesampainya di Yogyakarta, beliau membicarakannya dengan beberapa muridnya, antara lain Sumodirjo dan Sarbini, dengan harapan agar pemuda Muhammadiyah juga dapat diajar tentang kepanduan guna berbakti kepada Allah SWT. Sejak pembicaraan itu mulailah Sumodirjo dan Sarbini merintis berdirinya di dalam Muhammadiyah. Kegiatan pertama banyak diarahkan pada latihan baris-berbaris, olah raga, dan pertolongan pertama pada kecelakaan. Dari cikal bakal itu lahirlah Hizbul Wathan pada tahun 1918, pada waktu itu bernama Padvinder Muhammadiyah. Kemudian, karena dianggap kurang relevan, atas usul H. Hadjid nama itu ditukar menjadi Hizbul Wathan.

Dari Rahim Hizbul Wathan ini muncul sederetan tokoh yang cukup handal, seperti Panglima Besar Jendral Sudirman, KH. Dimyati, Surono, Ki Bagus Hadikusumo, Abdul Kahar Muzakkir, Kasman Singodimedjo, Adam Malik, Suharto, M. Sudirman, Sunandar Priyosudarmo, dan lain-lain.

Untuk menyongsong Satu Abad Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, akan diadakan Tanwir Ke-1 di Yogyakarta 28-30 Juni 2018 bertempat di Gedung LPMP Kalasan, Tirtomartani, Sleman. Tema Tanwir ke-1 HW dengan mengambil tema “Peningkatan Karakter dan Daya Saing Kepanduan Hizbul Wathan di Era Digital”. Ada beberapa agenda yang akan dilaksanakan didalam tanwir tersebut antara lain:

 28 Juni 2018 : Sarasehan Kebangsaan yang akan menghadirkan Prof. H. Ahmad Syafi’i Ma’arif, Ir. H. Teguh Sudirman (putra Alm Jendral Sudirman) dan Drs. H. Afnan Hadikusumo (DPD RI)

 29 Juni 2018 : Pembukaan (29 Juni) dengan konfigurasi Drumben Hizbul Wathan dan akan di buka oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah

 29-30 Juni 2018 : Ceramah-Ceramah di dalam Tanwir selain dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, akan disampaikan juga materi Membentuk Karakter Bela Negara oleh Mayor Pnb Adhe Irmansyah dan materi Membentuk Karakter Kepemimpinan Nasional oleh Wakil Bupati Gunungkidul Dr. Immawan Wahyudi. Selain itu, Persidangan di dalam Tanwir terbagi atas sidang kelompok dan pleno serta pembacaan hasil Tanwir dan rekomendasi.

Tanwir Kepanduan HW Ke-1 ini akan dihadiri oleh Kwartir Wilayah Gerakan Kepanduan HW seluruh Indonesia. Hasil yang ingin dicapai dengan tanwir tersebut adalah konsolidasi organsiasi Kepanduan HW dan program kerja serta arah gerakan Kepanduan HW kedapan yang lebih progresif, termasuk menyikapi masalah-masalah kebangsaan yang begitu kompleks. Selain itu juga tanwir diharapkan akan mampu merumuskan pendekatan yang spesifik kepada generasi milenial tentang pentingnya jiwa nasionalisme dan semangat bela bangsa seperti halnya para pendiri bangsa, yang rela mengorbankan semua yang dimiliki untuk kepentingan bangsa dan negara. Internalisasi nilai-nilai kepanduan yang mengedepankan kedisiplinan, niat yang ikhlas dan pengorbanan yang tanpa pamrih harapannya dapat terus di gelorakan utamanya oleh generasi muda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here