HIZBULWATHAN.OR.ID, YOGYAKARTA — Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan memperingati Milad ke-107 pada 2025. Organisasi kepanduan yang awalnya bernama Padvinder Muhammadiyah itu disepakati berdiri pada 20 Desember 1918 di Yogyakarta.
Peringatan Milad ke-107 Hizbul Wathan mengusung tema “Bertumbuh, Utuh, dan Tangguh” dan digelar di Teras Malioboro 1. Kegiatan tersebut dimeriahkan dengan berbagai penampilan serta ditutup dengan doa bersama untuk negeri.
Dalam puncak peringatan milad yang digelar pada 20 Desember 2025, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, M. Izzul Muslimin, menyampaikan tahniah dan apresiasi atas usia Hizbul Wathan yang telah melampaui satu abad.
Menurutnya, sebagai sebuah gerakan, Hizbul Wathan terus tumbuh semakin matang, bukan menjadi organisasi yang tua dan rapuh. Ia menilai salah satu faktor yang membuat HW tetap eksis hingga kini adalah keberhasilan regenerasi kader yang terus berjalan lintas generasi.
“Ini teruji, Hizbul Wathan masih semangat dan saya melihat semakin berkembang. Ini menunjukkan kehadiran kembali Hizbul Wathan diterima oleh masyarakat,” ujarnya.
Izzul Muslimin menambahkan, kebangkitan Hizbul Wathan sejak 1999 Pasca Reformasi menjadi tonggak penting bagi gerakan kepanduan tertua tersebut untuk kembali eksis dan diterima di tengah masyarakat modern.
Ia menilai tantangan yang dihadapi Hizbul Wathan ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, kemampuan beradaptasi dinilai menjadi syarat penting agar organisasi tetap hidup, berkembang, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, perubahan sosial dan perkembangan zaman menuntut Hizbul Wathan untuk mampu menyesuaikan diri tanpa kehilangan identitas gerakannya.
“Situasi sudah berubah, zaman sudah berubah. Ini yang harus kemudian bisa kita lakukan penyesuaian diri supaya kemudian Hizbul Wathan kehadirannya disenangi masyarakat,” katanya. (*)
*Sumber: Muhammadiyah.or.id

