IMG-20171104-WA0007

Parade Drum Band Kepanduan Hizbul Wathan Banjarsari Ikut Meriahkan Pelantikan Kepala SMK Muhammadiyah 2 Banjarsari Ciamis periode 2017-2021

www.hizbulwathan.or.id – Ciamis : Sabtu, 4 November 2017, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat menetapkan kembali sekaligus melantik HM. Khoeri, SE, MM sebagai Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 2 Banjarsari periode tahun 2017 – 2021. Ini adalah periode kedua kepemimpinan HM. Khoeri, SE, MM menjadi kepala sekolah di SMK Muhammadiyah 2 Banjarsari. Acara pelantikan ini di hadiri oleh guru/karyawan SMK Muhammadiyah 1, 2, 3 dan SMP Muhammadiyah Banjarsari, tokoh-tokoh Muhammadiyah setempat Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banjasari, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ciamis dan Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jawa Barat. Prosesi pelantikan diawali dengan parade drum band anak-anak pandu Hizbul Wathan, juga dari pelajar Muhammadiyah yang menampilkan kesenian tradisional khas jawa barat yakni seni calung.

Dalam sambutannya Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banjarsari Toto Kusmana, BA berpesan bahwa dalam memimpin Amal Usaha Muhammadiyah harus segera mengawali dengan kerja keras, ikhlas, jujur, amanah dan transparan. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ciamis yang diwakili Drs. Ono Rohana mengingatkan bahwa persaingan dunia pendidikan saat ini sangat ketat, sehinga Amal Usaha Muhammadiyah supaya lebih serius untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan kepada murid, masyarakat dan guru serta meningkatkan kerjasama secara vertical dan horizontal terhadap persyarikatan. Pemimpin Amal Usaha Muhammadiyah untuk senantiasa bias memberikan motivasi, menjadi uswatun hasanah kepada murid dan guru.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat Dr. Zulkarnaen, SH, MH menyampaikan langkah-langkah yang harus segera dilakukan oleh Kepala Sekolah diantaranya; pertama, konsolidasi internal yakni penyamaan/penyatuan visi dan misi untuk gerak langkah ke depan SMK Muhammadiyah 2 Banjarsari kepada karyawan dan guru, sesuai qaidah persayrikatan. Kedua, untuk semaksimal mungkin meluangkan waktu yang banyak untuk mengurus sekolah Muhammadiyah, sehingga bekerja di Muhammadiyah bukan waktu sisa. Ketiga, menyiapkan kader kepemimpinan yang handal, ikhlas, tidak cepat putus asa menghadap kritik dan tantangan. Keekmpat untuk menjaga dan membesarkan sekolah Muhammadiyah dengan sebaik-baiknya. (Arif Nurhadi, Majelis Dikdasmen PCM Banjarsari. NBM. 990.573)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *