HIZBULWATHAN.OR.ID, Kiprah Persyarikatan Muhammadiyah di Provinsi Lampung menarik untuk ditelusuri. Selain berkontribusi pada bidang pendidikan, dakwah, pelayanan sosial, dan pemberdayaan perempuan sejak era pra-kemerdekaan, Muhammadiyah juga menaruh perhatian besar pada pembinaan generasi muda.
Pada masa-masa awal berdiri, pembinaan generasi muda Muhammadiyah di Lampung tidak terlepas dari peran Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (dahulu Padvinder Muhammadiyah).
Dosen Program Studi Sejarah Universitas Muhammadiyah Metro sekaligus Anggota Majelis Pustaka dan Informasi PDM Kota Metro, Dr. Kian Amboro, M.Pd., mengulas hal ini dalam tulisannya yang berjudul ‘Menyusuri Jejak Seratus Tahun Muhammadiyah di Lampung’.
Ia menyebutkan bahwa sejak awal hadir di Lampung, Muhammadiyah telah membangun ekosistem gerakan yang utuh: pendidikan, dakwah, pelayanan sosial, pemberdayaan perempuan, hingga pembinaan pemuda.
Kian mengutip laporan kolonial Residen Lampung F.J. Junius yang mencatat masuknya Muhammadiyah di Karesidenan Lampung pada tahun 1926. Arsip tersebut mencatat sejumlah wilayah yang menjadi pusat awal pertumbuhan Muhammadiyah, yakni Menggala, Bandar Dewa, Penumangan, Gunung Terang, Negara Ratu, Labuhan Ratu, dan Labuhan Maringgai.
Di lokasi-lokasi tersebut, tidak hanya organisasi Muhammadiyah yang berdiri, tetapi juga berbagai aktivitas pendukung dakwahnya. Hingga dekade 1930-an, telah berkembang gerakan ‘Aisyiyah, Seksi Mubaligh (Majelis Tabligh), Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO), Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, serta sejumlah sekolah.
Kini, Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di Provinsi Lampung terus berkembang pesat dengan 11 Kwartir Daerah dan persebaran pembinaan generasi muda di AUM khususnya sekolah dalam menjalankan amanat utamanya: mendidik anak, remaja, dan pemuda melalui sistem kepanduan (sebagaimana diatur dalam ART HW).
Perkembangan Kepanduan Hizbul Wathan di Lampung turut ditopang oleh makin kuatnya ekosistem Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), terutama di sektor pendidikan. Saat ini, Muhammadiyah mengelola sekitar 258 sekolah mulai jenjang SD hingga SMA/SMK/MA di Lampung, serta tiga perguruan tinggi: Universitas Muhammadiyah Lampung (UML), Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro), dan Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO).
Pesatnya perkembangan kepanduan Hizbul Wathan (HW) di Lampung menjadi bukti nyata hidupnya semangat gerak organisasi ini. Hal tersebut sejalan dengan bait syair Mars Hizbul Wathan yang bergema di setiap kegiatannya: “Hizbul Wathan Muhammadiyah, tetap pesat berkembang, di seluruh Indonesia, bukan di sini sahaja.” Lirik ini bukan sekadar lantunan nada, melainkan cerminan dari meluasnya kepak sayap dakwah HW yang kini makin kokoh dan berakar kuat di Bumi Ruwa Jurai. (Ramanda Andi M.)
Sumber tulisan:
1. Menyusuri Jejak Seratus Tahun Muhammadiyah di Lampung – PDM Kota Metro
2. Rakorwil Diksamen PWM Lampung Siapkan SDM Unggul – Suara Muhammadiyah

