SLEMAN — SD Muhammadiyah Condongcatur menyambut kepulangan puluhan siswa peserta Pandu Hizbul Wathan yang telah mengikuti International Scout Camp (ISC) dan Edu Trip tiga negara (Thailand, Malaysia, dan Singapura) melalui apel dan upacara resmi di halaman sekolah, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Senin (10/8/2026).
Apel penyambutan yang disaksikan sekitar 1.000 siswa tersebut menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan kepanduan Hizbul Wathan Qabilah Ahmad Dahlan dan Siti Walidah SD Muhammadiyah Condongcatur dalam menyelesaikan ajang internasional yang berlangsung pada 18–27 Juli 2026.
Kegiatan ini dihadiri jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kwartir Wilayah Hizbul Wathan DIY, kepala sekolah, pelatih, serta para orang tua. Acara ditandai dengan penyematan Brevet International Scout Camp kepada seluruh peserta.
Wakil Ketua PWM DIY, Dr. H. Yayan Suryana, M.Ag., menegaskan pentingnya menjaga integritas selama menjadi wakil Indonesia di tingkat global.
“Menjadi delegasi berarti membawa nama pribadi, sekolah, Hizbul Wathan, Muhammadiyah, bahkan Indonesia. Pengalaman internasional ini harus memberikan inspirasi, motivasi berprestasi, dan integrasi nilai dalam kehidupan sehari-hari,” kata Yayan.
Rangkaian ISC 2026 berpusat di Pondok Bangloom Sangkhom Islam Wittaya School, Songkhla, Thailand. Pada kesempatan tersebut, kontingen Hizbul Wathan DIY menampilkan Aksa Semaphore Dance dan mengikuti pelatihan ketangkasan kepanduan, sebelum melanjutkan perjalanan edukasi budaya serta transportasi di Malaysia dan Singapura.
Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan DIY, Ramanda Dede Dian, menambahkan bahwa program ini dirancang untuk membentuk wawasan global para siswa tanpa melupakan identitas budaya lokal.
Melalui program ini, SD Muhammadiyah Condongcatur berkomitmen untuk terus mendorong para siswa mengembangkan jiwa kepemimpinan, keberanian, dan prestasi hingga kancah internasional. (*)
*Sumber: slemankab.go.id

