Muchdi PR: Seluruh Komponen Bangsa Mari Menjadi Contoh Baik

0
8
Ketua Umum Kwarpus HW, Ramanda Muchdi Purwoprandjono saat foto bersama peserta LPB V pada 2 Februari 2020. Dok; @kwarpushw

HIZBULWATHAN.OR.IDYOGYAKARTA – Kelahiran Hizbul Wathan sebagai gerakan kepanduan lahir di pentas sejarah melalui jalan panjang sarat dinamika. Kyai Haji Ahmad Dahlan seorang Ulama yang berpikiran jauh kedepan, tahu apa yang diperlukan Muhammadiyah pada waktu itu, yang pada akhirnya mendirikan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan pada tahun 1918.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Muchdi Purwoprandjono dalam Pidato Peringatan Milad ke-102 Hizbul Wathan, pada Ahad (20/12/2020).

Dalam konteks pembentukan dan perjuangan kebangsaan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan adalah sebuah identitas dan energi perlawanan Muhammadiyah terhadap kaum penjajah, hadir  sosok-sosok seperti Panglima Besar TNI Jenderal Soedirman, Ki Bagus Hadikusumo, Abdul Kahar Muzakir, Mr. Kasman Singodimedjo, Adam Malik telah memberikan goresan tinta emas bagi kebangkitan dan kemajuan Negara Kesatua Republik Indonesia.

“Semua hadir untuk dan atas nama Indonesia yang bercita-cita untuk menjadi bangsa dan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur, menjadi negeri Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur,” kata Muchi di kutip dalam pidatonya.

Karenanya, jika hari ini Hizbul Wathan menggelar Milad ke-102, maka sesungguhnya acara ini mengandung spirit perjuangan membangun Indonesia, sebagai mata rantai sejarah pergumulan yang panjang dan berkesinambungan.

Lebih jauh Muchdi mengatakan, Milad Hizbul Wathan bukan hanya ajang beretorika dan romantisme masa lalu saja, karena dalam sejarah pergerakannya Hizbul Wathan terbukti “Sedikit Bicara, Banyak bekerja”. Sehingga Milad ini hadir untuk membangkitkan kembali etos perjuangan dan meneguhkan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan menjadi teladan, cinta perdamaian persaudaraan, sopan santun dan perwira.

“Maka dari itu, di masa pandemi ini kami mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk menjadi contoh yang baik, teladan yang berakhlak mulia, dan optimis menghadapi semua permasalahan seperti Kyai Haji Ahmad Dahlan,” kata Muchdi.

Terakhir Muchdi juga berharap melalui Milad Hizbul Wathan  ingin membangun persepsi dan alam pikir positif konstruktif sekaligus sebuah optimisme baru, bahwa bangsa yang besar dan maju adalah bangsa yang memiliki keyakinan dan karakter kuat untuk maju, berpikir dan bekerja produktif, berfikir rasional dan objektif, dan memiliki visi yang berkemajuan.

Peringatan Milad ke-102 Hizbul Wathan digelar streaming di Channel Youtube Kwartir Pusat Hizbul Wathan pada, Ahad (20/12/2020) menghadirkan Iftitah Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan tersimoni dari sejumlah tokoh seperti Buya Syafii Maarif, Menko PMK Muhadjir Effendy, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Agama Fachrul Razi, Teguh Sudirman Putra dari Jendral Sudirman, AM Hendropriyono, serta para Rektor Pergruan Tinggi Muhamamdiyah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here