Minggu, Mei 24, 2026
BerandaKABAR HWPentingnya Keberadaan Dewan Sughli Daerah, Keberlanjutan hingga Pelopor Semangat bagi Hizbul Wathan

Pentingnya Keberadaan Dewan Sughli Daerah, Keberlanjutan hingga Pelopor Semangat bagi Hizbul Wathan

HIZBULWATHAN.OR.ID, BANYUWANGI – Pentingnya keberadaan dari Dewan Sughli Daerah bagi Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) terutama di Kwartir Daerah. 

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Kwartir Daerah HW Banyuwangi, Ramanda Fajri Nur Muhammad Arif dalam sambutan di Pendidikan dan Latihan (Diklat) Dewan Sughli Daerah (DSD) Hizbul Wathan Kabupaten Banyuwangi Angkatan VI Tahun 2026.

Ramanda Fajri Nur berharap para peserta tidak berhenti setelah mengikuti diklat, tetapi mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh di sekolah masing-masing.

Diklat bagi Dewan Sugli Daerah tersebut sukses digelar pada pada Jumat–Ahad, 22–24 Mei 2026 di Kwartir Cabang Purwoharjo dengan pusat kegiatan di SMP Muhammadiyah 2 Purwoharjo dan SMK Muhammadiyah 7 Purwoharjo.

Sementara itu, kegiatan Diklat Dewan Sughli Daerah disambut positif Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Banyuwangi, Abdul Latif, S.H., M.Pd.I.

Ia menekankan pentingnya penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai ciri khas Hizbul Wathan dibanding organisasi kepanduan lainnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan ibadah dan semangat filantropi sebagai karakter kader Muhammadiyah.

Dengan mengusung semangat “sedikit bicara banyak bekerja”, kegiatan Diklat Dewan Sughli ini diharapkan mampu mencetak kader Hizbul Wathan yang bermanfaat bagi masyarakat serta menjadi pelopor kebaikan di lingkungan masing-masing. (*)

*Sumber: pwmu.co 

Red
Redhttps://hizbulwathan.or.id
Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan merupakan Organisasi Otonom Persyarikatan Muhammadiyah yang berada di tingkat Pusat, yang mempunyai struktur organisasi dibawahnya terdiri dari Kwartir Wilayah yang berada ditingkat Propinsi, Kwartir Daerah berada di tingkat Kota/Kabupaten, Kwartir Cabang berada di tingkat Kecamatan dan Qabilah berada di amal usaha Muhammadiyah bidang pendidikan (sekolah, pondok pesantren, perguruan tinggi) atau berada di pemukiman warga / tingkat Ranting Muhammadiyah
RaporBola.comRELATED ARTICLES

RaporBola.comMost Popular

RaporBola.comRecent Comments