Moh Ernam : “Menulis Berita itu Ibarat Naik Sepeda”

0
1
Flayer semangat menulis ala Pandu Hizbul Wathan.

HIZBULWATHAN.OR.ID, Latihan menulis berita yang diselenggarakan Bidang Komunikasi dan Teknologi Informasi Kwartir Pusat HW, sangat sesuai dengan keperluan pandu Hizbul Wathan pada masa pandemi ini. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring, pada hari Rabu, (24/2/2021).

“Latihan Menulis Berita untuk Pandu HW” menjadi judul yang menarik dalam kegiatan kali ini. Dimana kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh setiap Qobilah atau Kafillah HW harus bisa terekspose di media. Sehingga bisa di ketahui dan dipahami oleh semua pembaca. Dan semua itu tergantung bagaimana seoranag penulis membuat tulisan yang baik.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan semangat berliterasi kepada penulis di lingkup kepanduan hizbul wathan

“kegiatan ini untuk menumbuhkan semangat menulis, bagi yang sudah terbiasa ataupun yang baru memulai,” kata Muhammad Arsyad, ungkap Ketua Bidang Komunikasi dan Teknologi Informasi Kwartir Pusat HW

Menulis Ibarat Belajar Naik Sepeda

Ramanda Mohammad Ernam Narasumber mengatakan “Diibaratkan menulis itu dengan naik sepeda, dimana ketika belajar naik sepeda itu ada tahap-tahapnya. Tidak langsung bisa. Dan harus langsung praktik. Tidak di bayangkan atau hafal teorinya langsung bisa. Begitupun pula dengan menulis, langsung ke praktiknya. Walaupun hanya sekedar menulis di caption story”, ujar Ernam.

Dari apa yang di sampaikan oleh narasumber, ketua kafilah Penuntun HW Universitas Muhammadiyah Purwokerto Rakanda Lutfian Ramadhan dapat menyimpulkan tekhnik dalam menulis pun juga seperti halnya teknik dalam belajar naik sepeda.

“Dari apa yang di sampaikan oleh ramanda Ernam yang mengibaratkan tentang menulis seperti belajar naik sepeda. Menurut saya juga termasuk dalam teknik kepenulisanya. Bagaimana sepeda bisa berjalan?, ya di gayuh. Bagaimana sepeda tidak menabrak pohon kelapa?. Ya di arahkan. Dan bagaimana sepeda itu bisa berhenti? Yaa di rem.. sehingga perjalanan dengan sepeda pun akan lancar dan baik.

Begitupun dengan menulis harus mengetahui tekhniknya yaitu seperti yang di sampaikan oleh Ramanda Ernam yaitu perhatikan 5W+1H selain itu juga ada unsur yang lain yaitu 3E+1N (educating, enlightening, empowering dan nationalism) sehingga tulisan kita menjadi tulisan yang menarik dan baik”. (Lutfian Ramadhan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here