Jumat, April 19, 2024
BerandaBERITA PERSYARIKATANMuhammadiyah Perkuat Shelter Isoman, Prokes dan Gerakan Vaksinasi

Muhammadiyah Perkuat Shelter Isoman, Prokes dan Gerakan Vaksinasi

Yogyakarta — Lonjakan kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 pasca libur lebaran 2021 beberapa hari ini sudah mulai terasa di berbagai daerah. Jumlah kasus, yang dirawat dan meninggal meningkat signifikan. Itu ditengarai terjadi karena warga melakukan pertemuan-pertemuan yang menimbulkan kerumunan dan tidak mentaati protokol kesehatan.

Berdasarkan laporan terbaru penangananan Covid-19 oleh Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) dari 17 Mei hingga 8 Juni 2021, terjadi penambahan 1.158 kasus terkonfirmasi positif di 86 Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyiyah (RSMA) di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, Muhammadiyah melalui MCCC tidak bosan-bosannya selalu mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan secara ketat sebagai cara yang efektif dan efisien dalam mencegah penularan Covid-19.

“Kami di Muhammadiyah akan mendorong majelis, lembaga dan ortom Muhammadiyah berbagai tingkatan untuk aktif mengkampanyekan protokol kesehatan melalui berbagai media yang ada,” demikian disampaikan Ketua MCCC PP Muhammadiyah, Agus Samsudin dalam keterangan persnya sore ini.

Agus Samsudin juga mengatakan, Muhammadiyah telah melaksanakan antisipasi-antisipasi terkait kenaikan jumlah kasus Covid-19. Salah satunya dengan menambah kapasitas Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyiyah di daerah-daerah yang potensi kenaikan Covid-19nya tinggi.

“Kami mendorong penyelenggaraan shelter bagi pasien OTG di daerah-daerah dengan memanfaat gedung AUM yang tidak difungsikan dan juga Lazismu daerah untuk memberikan supportnya dari sisi pendanaan, ” kata Agus Samsudin.

Vaksinasi juga terus digalakkan Muhammadiyah dengan dukungan dari Kementrian Kesehatan dan pihak-pihak terkait lainnya. Sudah 60 rumah sakit, klinik Muhammadiyah Aisyiyah yang melaksanakan vaksinasi dengan total penerima manfaat sebanyak 102.841 jiwa. Gerakan vaksinasi juga akan terus diperluas sampai wilayah Indonesia Timur.

Upaya terakhir, mengantisipasi lonjakan kematian akibat kenaikan kasus Covid-19, MCCC meminta agar daerah-daerah Muhammadiyah menyiapkan tim rukti jenazah dan pemakaman. “Dalam melakukan berbagai upaya tersebut, saya tidak lupa selalu menekankan agar MCCC di berbagai daerah bekerja sama dengan pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19 yang terpadu,” pungkasnya.(*)

Budi Santoso, S.Psi., M.KM.
Tim Media MCCC PP Muhammadiyah

Red
Redhttp://www.hizbulwathan.or.id
Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan merupakan Organisasi Otonom Persyarikatan Muhammadiyah yang berada di tingkat Pusat, yang mempunyai struktur organisasi dibawahnya terdiri dari Kwartir Wilayah yang berada ditingkat Propinsi, Kwartir Daerah berada di tingkat Kota/Kabupaten, Kwartir Cabang berada di tingkat Kecamatan dan Qabilah berada di amal usaha Muhammadiyah bidang pendidikan (sekolah, pondok pesantren, perguruan tinggi) atau berada di pemukiman warga / tingkat Ranting Muhammadiyah
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

Lasiman,S.Pd pada Alamat Kantor